Di Hotel Kenangan Indah, Seno menemukan nama Rendra Wijaya berulang kali tercatat di buku tamu tanpa waktu keluar. Rasa penasaran membawanya ke kamar 217 yang bahkan tidak tercantum dalam denah hotel. Di sana, Seno menemukan buku tamu yang mencatat namanya sendiri, lengkap dengan waktu keluar pukul 03.17. Sejak malam itu, ia sadar bahwa mungkin dirinya bukan sekadar penjaga hotel, tetapi bagian dari daftar tamu terakhir.