Suripto terjebak di era digital yang serba cepat hingga krisis percaya diri. Namun, takdir mempertemukannya dengan orang-orang biasa yang luar biasa. Dari Puji Fatimah, ia belajar fokus (Nyawiji). Dari Nenek Gaul, ia menyerap semangat (Greget). Dari Pak Uyud, ia belajar percaya diri (Sengguh) dan pantang mundur (Ora Mingkuh). Ini kisah Suripto menempa mental ksatria di dunia modern agar tak mudah goyah oleh zaman. Siapkah kamu membuka 4 ilmu ksatria ini?