Di sebuah kampung kecil di Bandung, hiduplah seorang anak pendiam bernama Ryko Budy Yunsi.
Di usia sembilan tahun, Ryko memiliki cita-cita yang dianggap mustahil oleh semua orang: menjadi Presiden Indonesia.
Teman-temannya menertawakannya.
Guru-gurunya meremehkannya.
Bahkan orang dewasa menganggap mimpinya hanyalah khayalan seorang anak kampung.