​Marta, sarjana lingkungan, pulang ke Kampung Enggros untuk meneliti Tonotwiyat—hutan mangrove sakral yang menjadi ruang aman khusus perempuan Papua. Namun, kedamaian terusik saat ia menemukan lumpur hitam beracun dan kerang yang membusuk akibat limbah kimia industri kota. Demi melindungi tempat perlindungan Mama-mama Papua, Marta bangkit melawan dengan sains dan adat. Perang melawan keserakahan dimulai!