Kadang senja hangat. Kadang juga mendung. Begitu pula Manusia. Tak ada yang benar benar baik, tak ada juga yang benar benar buruk. Namun, Senja yang begitu naif percaya bahwa ia tidak layak dicintai dan di perlakukan baik karena masa lalunya. Motto hidupnya kurang lebih seperti: " Aku pengen liat orang sekitarku ketawa. Gapapa walau aku yang jadi olokan-nya" tipikal badut people pleaser. Tapi setelah senja pindah ke sekolah baru, Ia sadar bahwa ia lebih berharga dari apa yang selama ini ia kira