Di kota tempat perbedaan tidak selalu dibicarakan, Shirase Haku hanya ingin menjalani hari-hari sekolahnya dengan tenang. Tubuhnya kecil, rambutnya putih, dan keberadaannya sering terabaikan—sesuatu yang justru ia syukuri.
Namun suatu pagi, di persimpangan jalan menuju sekolah, ia bertabrakan dengan Aoi Mido, siswa pindahan yang ceroboh, terlalu baik, dan jelas bukan manusia biasa.
Dari langkah yang diperlambat agar bisa berjalan sejajar, dari percakapan kecil yang terasa hangat, hubungan mereka