Alya terlihat sempurna: pintar, tenang, dan selalu tersenyum. Tapi di balik itu, ia menyimpan luka dari keluarga yang menuntutnya jadi "sempurna". Satu-satunya pelipur adalah Nayla, adik kecilnya, dan Davin, siswa baru yang tak sengaja menyentuh sisi rapuh Alya.