Semuanya berawal dari sebuah meme legendaris.
Lelucon dan pengakuan impulsif.
Renjana tak sungguh-sungguh dengan pangakuannya pada Binar.
Tapi Binar tak pernah tertawa.
Baginya, itu bukan sekadar lelucon semata.
Dan dari momen paling konyol itu,
tumbuh cinta yang pelan-pelan ingin tinggal.
Menembus waktu, melintasi batas.
Melewati segala cara,
selalu, dan selamanya.