Setiap senyum Damon terukir untuk Clara, setiap nafasnya bagai puisi cinta yang hanya mereka berdua pahami. Mereka menulis takdir bersama dalam buku harian Clara, seolah waktu enggan memisahkan. Tapi dunia Damon perlahan runtuh, di Tengah keterpurukan Damon yang semakin dalam, Ella ingin membantu Damon kembali pada kenyataan. Tapi bagaimana jika niat tulus Ella justru adalah pemicu keterpurukan Damon?