Dian dan Ryn, dua hati yang tumbuh di antara bunga dan tawa masa kecil mulai terpisah oleh waktu. Saat takdir mempertemukan mereka kembali, kenangan demi kenangan perlahan mekar. Di antara senyuman yang tertangkap dalam selembar polaroid, tersimpan harapan—bahwa cinta pertama tak selalu pudar… kadang, ia hanya menunggu untuk semi kembali.