Mati dan bereinkarnasi kembali selama 7 kali bukan berarti tidak akan takut dengan kematian.
Terlebih kematian itu dikarenakan pengkhianatan keluarga sendiri. Itulah yang dirasakan oleh Hillis Inoaden. Selama 7 kali hidupnya dia selalu berakhir dibuang oleh keluarganya dan mati untuk adik yang bahkan tidak sedarah dengannya.
Namun, di akhir hidupnya yang ketujuh, Hillis tidak bodoh dan akhirnya membuang keluarga yang selama ini tidak pernah mengakui keberadaannya. Di kehidupan kedelapan, semua berubah dan Hillis bukan orang yang sama lagi seperti sebelumnya.