Aku harus melakukan pernikahan kontrak dengan anak pemilik perusahaan saingan ayahku? Aku, Hyejin, memilih meninggalkan keluargaku sejak kuliah untuk bisa hidup normal tanpa sebutan ‘anak keluarga gangster’ lagi. Tapi semua usahaku untuk hidup normal berakhir sia-sia saat aku diminta untuk melakukan pernikahan kontrak dengan Mookang untuk menyelamatkan keluargaku. Apa pernikahan tanpa cinta ini bisa berjalan baik? Apa keputusanku untuk memilih menikah daripada mati sudah tepat?